Beberapa Cara Jitu Meningkatkan Omset Bisnis Rumahan

Posted on

Kali ini akan membahas seputar omset. Ada beberapa cara jitu meningkatkan omset bisnis rumahan. Bahasan seputar meningkatkan omset hampir selalu menjadi topik yang menarik, tidak terkecuali bagi para pelaku bisnis rumahan. Pelaku bisnis rumahan tidak jarang terjebak pada paradigma bahwa bisnis rumahan hanyalah bisnis sampingan untuk menambah pemasukkan atau bisnis untuk bertahan hidup. Padahal bisnis rumahan menyimpang potensi besar untuk bermetamorfosis menjadi level yang lebih tinggi.

Meningkatkan omset bisnis rumahan berarti meningkatkan potensi pendapatan sang pemilik bisnis. Peluang untuk membesarkan bisnis akan semakin terbuka lebar seiring meningkatnya omset yang diperoleh. Semakin besarnya kapasitas bisnis yang dijalankan, peluang untuk penyerapan tenaga kerja lebih banyak lagi semakin terbuka lebar. Efek berantai ini baik bagi perputaran roda ekonomi pada skala mikro. Hanya saja tidak banyak para pelaku dan pemilik bisnis rumahan yang telah mengetahui cara-cara untuk meningkatkan omset bisnisnya.

Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi beberapa cara jitu meningkatkan omset bisnis rumahan. Tips yang akan saya paparkan pada postingan ini cocok bagi para pelaku bisnis rumahan yang sudah mulai menjalankan bisnisnya, bukan untuk mereka yang baru ingin memulai. Bagi yang baru ingin memulai saya sarankan untuk membaca dahulu tulisan saya tentang Tips Menjalankan Usaha Di Rumah.

Cara-cara Jitu Meningkatkan Omset Bisnis Rumahan

1. Perluas jangkauan pasar kita. Memperluas jangkauan pasar kita berarti membuat calon customer yang kita sasar semakin banyak. Calon customer (leads) dapat diperbanyak dengan cara meningkatkan kuantitas, kualitas, dan variasi promosi yang kita lakukan. Misal, bila sebelumnya anda hanya menyebarkan brosur di komplek anda sendiri maka cobalah untuk mulai menyebarkan juga ke komplek terdekat dengan komplek anda (kuantitas). Atau, bila sebelumnya anda menyebarkan brosur tidak mementingkan waktu penyebarannya maka ubah strategi dengan menyebarkan brosur pada jam-jam dimana pemilik rumah kemungkinan besar ada dan dalam kondisi santai (kualitas). Atau, bila sebelumnya anda hanya menyebarkan brosur maka cobalah dengan memasang spanduk di lokasi-lokasi strategis di komplek (variasi).

2. Tingkatkan konversi. Konversi yang ditingkatkan disini adalah konversi calon customer menjadi customer yang akhirnya membeli produk anda. Ada banyak cara untuk meningkatkan konversi yang cocok diterapkan pada bisnis rumahan. Misal dengan memberikan layanan antar gratis. Calon customer berpotensi untuk melakukan transaksi ketika mereka diberikan benefit, salah satunya adalah kemudahan.

3. Tingkatkan jumlah transaksi. Jumlah transaksi adalah banyaknya transaksi pembelian produk anda yang dilakukan oleh customer. Jumlah transaksi dapat dihitung dalam jangka waktu harian, mingguan, atau bulanan. Ada beberapa cara untuk meningkatkan jumlah transaksi, seperti pemberian voucher gratis produk untuk customer yang belanja sebanyak 10 kali dalam seminggu. Pemberian hadiah atau penerapan point untuk diundi pada waktu tertentu pun dapat dilakukan. Patut anda cermati disini adalah pentingnya melakukan pencatatan tiap transaksi. Selain itu anda juga perlu menguasai hitung-hitungan margin dari tiap transaksi anda.

4. Naikkan rata-rata jumlah nominal tiap transaksi. Bila sebelumnya rata-rata jumlah nominal tiap transaksi adalah Rp 100.000 dengan jumlah transaksi tiap harinya 10 transaksi, maka coba hitung ketika jumlah nominal tiap transaksi dinaikkan menjadi Rp 120.000. Dalam sehari omset anda akan naik Rp 200.000 bukan? Bagaimana dalam seminggu atau sebulan? Bagaimana cara untuk menaikkan rata-rata jumlah nominal tiap transaksi? Lakukan dengan upselling. Upselling sering kita temukan di restoran cepat saji. Ketika kita memesan satu jenis makanan, biasanya kita akan ditawarkan tambahan-tambahannya, seperti kudapan atau minuman, dan untuk semua itu kita tetap harus bayar kan, tidak gratis?!

Demikianlah beberapa cara jitu meningkatkan omset bisnis rumahan yang mungkin dapat anda terapkan ke dalam bisnis anda. Semoga dapat bermanfaat untuk bisnis yang anda jalankan.